Menu

Indeks Berita

Kumpulan berita, informasi, dan pengumuman terbaru.

Prodi Hukum Tata Negara FSEI IAIN Curup Jalin Kerja Sama Melalui Penandatanganan MoA dengan IKADIN DPC Bengkulu
Akademik Hukum Tata Negara 21 Jul 2026

Prodi Hukum Tata Negara FSEI IAIN Curup Jalin Kerja Sama Melalui Penandatanganan MoA dengan IKADIN DPC Bengkulu

Curup 21 Juli 2026– Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Curup resmi menjalin kerja sama dengan Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Bengkulu melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Smart Class FSEI IAIN Curup ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dengan organisasi profesi advokat.Acara penandatanganan MoA dihadiri oleh Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Curup, Dr. Mabrur Syah, S.Pd.I., S.IPI., M.H.I., Wakil Dekan II FSEI, David Aprizon Putra, S.H., M.H., Ketua Prodi Hukum Tata Negara Habiburrahman, S.H.I., M.H, serta Ketua IKADIN DPC Bengkulu, Aizan Dahlan, S.H. Kehadiran para pimpinan dan mitra kerja sama tersebut menjadi bukti komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan hukum dan pengembangan kompetensi mahasiswa.Dalam sambutannya, Dekan FSEI IAIN Curup menyampaikan bahwa kerja sama dengan IKADIN DPC Bengkulu merupakan bagian dari upaya fakultas untuk memperluas jejaring kemitraan dengan organisasi profesi. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif melalui kegiatan akademik yang terhubung langsung dengan praktik profesi advokat.Sementara itu, Ketua IKADIN DPC Bengkulu, Aizan Dahlan, S.H., menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kerja sama dengan Program Studi Hukum Tata Negara FSEI IAIN Curup. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi merupakan langkah penting dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi akademik, integritas, etika profesi, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia hukum.Ruang lingkup kerja sama dalam MoA ini meliputi penyelenggaraan kuliah praktisi, seminar dan pelatihan hukum, penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, program magang mahasiswa, serta berbagai kegiatan akademik lainnya yang mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.Dengan ditandatanganinya Memorandum of Agreement (MoA) ini, Program Studi Hukum Tata Negara FSEI IAIN Curup dan IKADIN DPC Bengkulu berharap dapat membangun kemitraan yang berkelanjutan serta menghasilkan berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, organisasi profesi, dan masyarakat. Kerja sama ini juga diharapkan mampu memperkuat kualitas lulusan yang profesional, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam penegakan hukum di Indonesia.

HMPS Hukum Tata Negara IAIN Curup dan MAPASTA Gelar Aksi Bersih Lingkungan dan Penanaman Pohon
Kemahasiswaan Hukum Tata Negara 20 Jun 2026

HMPS Hukum Tata Negara IAIN Curup dan MAPASTA Gelar Aksi Bersih Lingkungan dan Penanaman Pohon

Curup 20 Juni 2026– Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Hukum Tata Negara (HTN) IAIN Curup berkolaborasi dengan Mahasiswa Pecinta Alam (MAPASTA) IAIN Curup menggelar kegiatan Aksi Bersih Lingkungan dan Penanaman Pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di kalangan mahasiswa.Kegiatan ini diikuti oleh anggota kedua organisasi, yang mana HMPS HTN diwakili oleh dua orang mahasiswa yakni Renal Juan Arsa B dan Putri Tiara Lestari, kedua organisasi ini bersama-sama melakukan aksi bersih-bersih di lingkungan kampus serta menanam sejumlah bibit pohon di beberapa titik yang telah ditentukan. Kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata sinergi organisasi kemahasiswaan dalam mendukung terciptanya lingkungan kampus yang lebih hijau, bersih, dan asri.Selama kegiatan berlangsung, para peserta dengan penuh antusias membersihkan area sekitar kampus dari sampah dan berbagai material yang berpotensi mengganggu kebersihan lingkungan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon sebagai upaya penghijauan sekaligus investasi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan kampus yang lebih sejuk dan nyaman.Ketua HMPS Hukum Tata Negara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi kepedulian mahasiswa terhadap isu-isu lingkungan. Menurutnya, menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari langkah-langkah sederhana namun dilakukan secara konsisten.Kolaborasi antara HMPS Hukum Tata Negara dan MAPASTA IAIN Curup juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarlembaga kemahasiswaan. Melalui kerja sama ini, kedua organisasi menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang organisasi tidak menjadi penghalang untuk bersinergi dalam mewujudkan tujuan bersama yang bermanfaat bagi kampus dan masyarakat.Melalui kegiatan Aksi Bersih Lingkungan dan Penanaman Pohon, HMPS Hukum Tata Negara IAIN Curup berharap dapat meningkatkan kesadaran seluruh sivitas akademika akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Diharapkan semangat peduli lingkungan ini terus tumbuh sehingga budaya menjaga bumi dapat dimulai dari hal-hal kecil dan menjadi kebiasaan yang berkelanjutan.

FSEI IAIN Curup dan RSUD Rejang Lebong Jalin Kerja Sama Penyusunan Kajian Akademik dan Rancangan Peraturan
Pengumuman Hukum Tata Negara 10 Jun 2026

FSEI IAIN Curup dan RSUD Rejang Lebong Jalin Kerja Sama Penyusunan Kajian Akademik dan Rancangan Peraturan

Rejang Lebong, 10 Juni 2026 — Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Curup menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Rejang Lebong dalam penyusunan penjelasan akademik dan rancangan peraturan perundang-undangan serta peraturan kebijakan pada RSUD Kabupaten Rejang Lebong.Kerja sama tersebut dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara RSUD Kabupaten Rejang Lebong dan FSEI IAIN Curup. Penandatanganan kerja sama dilaksanakan pada Rabu, 10 Juni 2026, bertempat di RSUD Kabupaten Rejang Lebong yang beralamat di Jalan D. II Jalur, Kecamatan Merigi, Kabupaten Kepahiang.Dari pihak RSUD Kabupaten Rejang Lebong, kerja sama tersebut ditandatangani oleh Nova Frisca Elianti, M.Kes., selaku Pelaksana Tugas (PLT) Direktur RSUD Kabupaten Rejang Lebong. Sementara dari FSEI IAIN Curup, kerja sama ditandatangani oleh Dr. Mabrur Syah, S.Pd.I., S.IPI., M.H.I., selaku Dekan FSEI IAIN Curup.Dalam pelaksanaan kerja sama tersebut, FSEI IAIN Curup menunjuk sejumlah tenaga ahli yang akan terlibat dalam kegiatan. Tim tersebut terdiri dari David Aprizon Putra, S.H., M.H. selaku Wakil Dekan FSEI sebagai Ketua Tim, Habiburrahman, S.H.I., M.H. selaku Ketua Program Studi Hukum Tata Negara FSEI sebagai Sekretaris, serta Tomi Agustian, S.H.I., M.H. dan Safitridia Arinda, M.A.P. selaku anggota.Kerja sama ini menjadi salah satu bentuk kontribusi akademik FSEI IAIN Curup, khususnya dalam memberikan dukungan keilmuan di bidang hukum dan kebijakan pemerintah melalui penyusunan dokumen akademik serta rancangan regulasi yang berkaitan dengan RSUD Kabupaten Rejang Lebong.Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah tersebut, diharapkan proses penyusunan regulasi dapat memperoleh dukungan akademik yang sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Mahasiswa Hukum Tata Negara IAIN Curup Resmi Akhiri Masa Magang di Kemenag Rejang Lebong
Kemahasiswaan Hukum Tata Negara 08 Jun 2026

Mahasiswa Hukum Tata Negara IAIN Curup Resmi Akhiri Masa Magang di Kemenag Rejang Lebong

Curup 8 Juni 2026– Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) IAIN Curup secara resmi melaksanakan kegiatan penjemputan mahasiswa magang di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong sebagai penanda berakhirnya masa Praktik Kerja Lapangan (PKL). Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum serah terima mahasiswa dari pihak instansi kepada Program Studi.Rombongan mahasiswa didampingi langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Mabrur Syah, S.Pd.I., S.IPI., M.H.I., serta Tomi Agustian, S.H., M.H. Kehadiran rombongan disambut dengan hangat oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Dr. Rahman Umar, beserta jajaran.Dalam kesempatan tersebut, pihak Kementerian Agama menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mahasiswa selama menjalani praktik kerja lapangan. Mahasiswa dinilai mampu menunjukkan sikap profesional, disiplin, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja sehingga memberikan kesan positif bagi instansi.Kegiatan penjemputan ini tidak hanya menjadi agenda administratif penutupan magang, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Program Studi Hukum Tata Negara IAIN Curup dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong. Sinergi yang telah terjalin diharapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai bentuk kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.Dosen Pembimbing Lapangan menyampaikan harapannya agar pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama magang dapat menjadi bekal berharga dalam mengembangkan kompetensi akademik maupun profesional di masa mendatang. Melalui praktik kerja lapangan, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata mengenai tata kelola administrasi pemerintahan serta pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama.Dengan berakhirnya masa magang ini, Program Studi Hukum Tata Negara IAIN Curup berharap mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan dan pengalaman di lapangan sebagai bekal untuk menjadi lulusan yang kompeten, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi masyarakat serta dunia kerja.

Ketua Prodi Hukum Tata Negara IAIN Curup Jadi Salah Satu Penguji Interview Calon Pengurus BMA Rejang Lebong
Pengumuman Hukum Tata Negara 19 May 2026

Ketua Prodi Hukum Tata Negara IAIN Curup Jadi Salah Satu Penguji Interview Calon Pengurus BMA Rejang Lebong

Rejang Lebong, 19 Mei 2026 — Ketua Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) IAIN Curup, David Aprizon Putra, S.H., M.H., menjadi salah satu penguji dalam kegiatan interview calon pengurus Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Rejang Lebong masa bakti 2026–2031.Kegiatan interview tersebut dibuka oleh Ketua BMA Kabupaten Rejang Lebong terpilih, Ir. Ahmad Faizin, M.M., sebagai bagian dari tahapan seleksi calon anggota kepengurusan BMA untuk periode 2026–2031.Dalam proses seleksi tersebut, David Aprizon Putra bersama lima penguji lainnya turut melakukan penilaian terhadap para calon pengurus. Keenam penguji tersebut terdiri dari Prof. Dr. H. Lukman Asha, M.Pd., Prof. Ahmad Dibul Amda, Dr. David Aprizon Putra, S.H., M.H., Wuwun Mirza, S.E., M.Si., Dr. Hj. Jumira Warlizasusi, M.Pd., dan Nur Ningsih, S.Pd.Keterlibatan David Aprizon Putra, S.H., M.H. dalam proses interview tersebut menunjukkan kontribusi akademisi IAIN Curup dalam mendukung proses penguatan kelembagaan adat di Kabupaten Rejang Lebong. Dengan latar belakangnya sebagai akademisi dan Ketua Program Studi Hukum Tata Negara, beliau turut memberikan perspektif hukum dalam menilai kesiapan dan kapasitas calon pengurus BMA.Proses interview diharapkan dapat menghasilkan calon pengurus yang memiliki integritas, kapasitas, komitmen, serta pemahaman terhadap nilai-nilai hukum dan adat, sehingga mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam kepengurusan BMA Kabupaten Rejang Lebong masa bakti 2026–2031.Keterlibatan akademisi dalam proses tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga adat, khususnya dalam upaya menjaga keberadaan, nilai, serta eksistensi adat di tengah perkembangan masyarakat. 

Pelantikan ORMAWA Selingkup FSEI Periode 2026/2027 Resmi Digelar
Kemahasiswaan Hukum Tata Negara 01 May 2026

Pelantikan ORMAWA Selingkup FSEI Periode 2026/2027 Resmi Digelar

1 Mei 2026- Telah dilaksanakan Pelantikan Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) selingkup Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI), termasuk Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara. Kegiatan ini menjadi awal resmi kepengurusan periode 2026/2027 dalam mengemban amanah, tanggung jawab, serta menjalankan roda organisasi.Pelantikan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menandai lahirnya komitmen baru untuk berkontribusi, berkolaborasi, dan menghadirkan inovasi demi kemajuan organisasi serta lingkungan akademik. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan seluruh pengurus mampu menjalankan tugas dengan penuh integritas, soliditas, dan dedikasi dalam mewujudkan organisasi yang aktif, progresif, dan berdampak bagi mahasiswa.