Indeks Berita
Kumpulan berita, informasi, dan pengumuman terbaru.
Ketua Program Studi Hukum Tata Negara dan Wakil Dekan II Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Curup Ambil Peran Strategis dalam Munas APHUTARI 2026
Pekalongan, Jawa Tengah, 23-25 September 2026- Munas APHUTARI 2026 yang dirangkaikan dengan International Conference dan Call for Papers mempertemukan para Ketua Program Studi Hukum Tata Negara/Siyasah, akademisi, peneliti, dan pengelola program studi dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam di Indonesia. Kegiatan yang didukung UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan tersebut membahas berbagai isu strategis terkait perkembangan hukum tata negara, politik hukum, penegakan hukum, serta demokrasi lingkungan berkelanjutan.International Conference mengangkat tema “Reconstructing Indonesia’s Legal Politics: Law Enforcement and Sustainable Environmental Democracy.” Tema tersebut menjadi ruang akademik untuk membahas perkembangan politik hukum Indonesia, penguatan penegakan hukum, green constitution, serta pembangunan demokrasi lingkungan yang berkelanjutan.Dalam kegiatan tersebut, Ketua Program Studi Hukum Tata Negara IAIN Curup, Habiburrahman, S.H.I., M.H., dan Wakil Dekan II Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Curup sekaligus Dosen Hukum Tata Negara, David Aprizon Putra, S.H., M.H., turut berpartisipasi. Keikutsertaan keduanya menjadi bagian dari upaya IAIN Curup memperkuat jejaring akademik dan kelembagaan dengan berbagai perguruan tinggi di tingkat nasional.Tidak hanya berpartisipasi, keduanya juga mendapat kepercayaan dalam struktur kepengurusan APHUTARI periode 2026–2030. Habiburrahman, S.H.I., M.H. terpilih sebagai pengurus APHUTARI bidang SDM dan Organisasi, sedangkan David Aprizon Putra, S.H., M.H. terpilih sebagai Pengurus Koordinator Wilayah Sumatera APHUTARI masa bakti 2026–2030.Keterlibatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kontribusi IAIN Curup dalam jejaring akademik Hukum Tata Negara di tingkat nasional. Amanah yang diberikan juga membuka ruang bagi IAIN Curup untuk berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia, organisasi, pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, serta penguatan kerja sama antarkampus.Munas APHUTARI 2026 sekaligus menjadi momentum evaluasi kepengurusan periode 2022–2026 dan pemilihan kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2030. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antarkampus dalam merespons berbagai perkembangan dan tantangan keilmuan Hukum Tata Negara di Indonesia.Melalui partisipasi dan keterlibatan dalam kepengurusan APHUTARI tersebut, IAIN Curup menegaskan komitmennya untuk terus berperan dalam pengembangan keilmuan, jejaring kelembagaan, serta peningkatan kualitas pendidikan Hukum Tata Negara di tingkat nasional.
Kaprodi HTN dan Dekan FSEI IAIN Curup Lakukan Kunjungan Balasan ke IKADIN, Tindak Lanjuti MoA melalui Program Magang PPL Peradilan
Bengkulu 14 September 2026 — Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Curup melakukan kunjungan balasan ke Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) sebagai tindak lanjut dari kerja sama yang telah dituangkan dalam Memorandum of Agreement (MoA) dan ditandatangani oleh kedua pihak.Kunjungan tersebut dilakukan oleh Dekan FSEI IAIN Curup bersama Ketua Program Studi Hukum Tata Negara (HTN). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus menindaklanjuti kerja sama yang telah disepakati, khususnya dalam bidang pendidikan dan praktik hukum bagi mahasiswa.Dalam kunjungan tersebut, pihak IAIN Curup dan IKADIN membahas implementasi MoA melalui pelaksanaan kegiatan magang atau Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Peradilan bagi mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman secara langsung mengenai praktik hukum dan profesi advokat serta memahami proses penyelesaian perkara di lapangan.Pelaksanaan PPL Peradilan di IKADIN juga diharapkan dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik hukum secara langsung. Mahasiswa nantinya dapat belajar mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan profesi hukum, mulai dari pendampingan dan konsultasi hukum hingga proses penanganan perkara sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Ketua Program Studi Hukum Tata Negara Habiburrahman, S.H.I., M.H menyampaikan bahwa tindak lanjut kerja sama tersebut merupakan langkah penting dalam memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa. Menurutnya, kolaborasi dengan lembaga profesi hukum dapat membantu mahasiswa memahami dunia hukum secara lebih komprehensif.Sementara itu, pihak IKADIN menyambut baik rencana pelaksanaan PPL Peradilan bagi mahasiswa Prodi HTN IAIN Curup. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi, khususnya dalam mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang hukum.Dengan adanya tindak lanjut MoA tersebut, Prodi HTN FSEI IAIN Curup terus mendorong terjalinnya kerja sama dengan berbagai lembaga peradilan, lembaga bantuan hukum, kejaksaan, serta organisasi profesi hukum sebagai bagian dari penguatan pembelajaran berbasis praktik bagi mahasiswa.
Prodi Hukum Tata Negara IAIN Curup lepas Mahasiswa untuk PPL di PTUN Bengkulu
14 September 2026 Bengkulu — Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) IAIN Curup melaksanakan kegiatan pengantaran mahasiswa dalam rangka Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bengkulu.Kegiatan pengantaran ini menjadi bagian dari pelaksanaan PPL yang bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami praktik hukum dan proses penyelenggaraan peradilan tata usaha negara.Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan lingkungan kerja serta tugas dan fungsi PTUN Bengkulu. Melalui PPL ini, mahasiswa diharapkan dapat menghubungkan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik hukum secara langsung di lapangan.Kegiatan PPL juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai hukum acara PTUN, proses persidangan, administrasi perkara, serta mekanisme penyelesaian sengketa tata usaha negara.Program Studi HTN IAIN Curup berharap pelaksanaan PPL dapat memberikan pengalaman akademik dan profesional bagi mahasiswa sebagai bekal dalam menghadapi dunia kerja maupun pengembangan keilmuan di bidang hukum.Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengikuti seluruh rangkaian PPL dengan baik, menjaga nama baik almamater, serta aktif menggali pengetahuan dan pengalaman selama berada di PTUN Bengkulu.
Mahasiswa Prodi HTN IAIN Curup Jalani PPL di Pengadilan Agama Rejang Lebong
Curup, 14 September 2026 — Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) IAIN Curup melaksanakan kegiatan pengantaran mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ke Pengadilan Agama Rejang Lebong. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis di lingkungan lembaga peradilan.Pengantaran mahasiswa PPL dilakukan oleh pihak Program Studi HTN bersama Dosen Pembimbing Lapangan Budi Birahmat, M.I.S. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diserahkan kepada pihak Pengadilan Agama Rejang Lebong untuk melaksanakan PPL sesuai dengan ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan.Kegiatan PPL diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami secara langsung berbagai aktivitas di lingkungan peradilan agama, mulai dari administrasi perkara, pelayanan hukum, hingga proses persidangan.Selain memperluas wawasan, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa Prodi HTN IAIN Curup untuk mengembangkan keterampilan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan menerapkan ilmu hukum yang telah diperoleh selama perkuliahan.Melalui pelaksanaan PPL tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memperoleh pengalaman yang bermanfaat sebagai bekal dalam menghadapi dunia kerja serta memahami praktik penyelenggaraan hukum dan peradilan secara lebih nyata.
Mahasiswa Prodi Hukum Tata Negara IAIN Curup Dilepas untuk Melaksanakan PPL di Berbagai Instansi Hukum
11 September Curup — Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) IAIN Curup melaksanakan kegiatan pelepasan mahasiswa yang akan mengikuti Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di berbagai instansi hukum dan lembaga terkait. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa untuk memperoleh pengalaman secara langsung mengenai praktik hukum di lapangan.Mahasiswa Prodi HTN IAIN Curup nantinya ditempatkan di sejumlah instansi yang berada di wilayah Rejang Lebong, Kepahiang, hingga Kota Bengkulu. Penempatan tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami secara lebih nyata bagaimana proses kerja, pelayanan hukum, administrasi, serta pelaksanaan tugas pada masing-masing lembaga.Adapun beberapa instansi yang menjadi lokasi PPL mahasiswa, antara lain Pengadilan Negeri Curup, LBH Narendradhipa, Pengadilan Agama Curup, Kejaksaan Negeri Rejang Lebong, LBH Perisai Keadilan, Pengadilan Agama Kepahiang, Kejaksaan Negeri Kepahiang, Pengadilan Negeri Kepahiang, LBH Kepahiang, Pengadilan Negeri/PHI/Tipikor Bengkulu, PTUN Bengkulu, serta IKADIN Bengkulu.Melalui kegiatan PPL ini, mahasiswa tidak hanya diharapkan mampu menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga dapat mengenal secara langsung dinamika dan mekanisme kerja di lingkungan lembaga hukum.Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan profesional, kedisiplinan, komunikasi, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Pengalaman selama melaksanakan PPL diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan di Prodi Hukum Tata Negara IAIN Curup.Prodi HTN IAIN Curup berharap seluruh mahasiswa dapat menjalankan kegiatan PPL dengan baik, menjaga nama baik almamater, serta mampu membangun hubungan yang positif dengan masing-masing instansi tempat pelaksanaan PPL.
Ketua Prodi HTN dan Wakil Dekan II FSEI Jadi Narasumber PBAK IAIN Curup 2026, Sambut 807 Mahasiswa Baru
Curup, 22 Agustus 2026- IAIN Curup kembali menyambut mahasiswa baru melalui rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh sebanyak 807 mahasiswa baru sebagai bagian dari proses pengenalan lingkungan akademik, budaya kampus, serta nilai-nilai kemahasiswaan di IAIN Curup.Dalam kegiatan tersebut, Ketua Program Studi Hukum Tata Negara (HTN), Habiburrahman, S.H.I., M.H., bersama Wakil Dekan II Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI), David Aprizon Putra, S.H., M.H., hadir sebagai narasumber.Kehadiran kedua akademisi tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa baru untuk memperoleh pemahaman mengenai kehidupan akademik, tata kelola kelembagaan, serta peran mahasiswa dalam membangun budaya kampus yang unggul, berintegritas, dan berorientasi pada pengembangan keilmuan.PBAK menjadi momentum penting bagi 807 mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan IAIN Curup, mulai dari sistem akademik, organisasi kemahasiswaan, hingga berbagai nilai dan tradisi yang menjadi bagian dari kehidupan kampus.Melalui materi yang disampaikan oleh kedua narasumber tersebut, mereka turut mendorong mahasiswa baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi serta menjadikan masa perkuliahan sebagai ruang untuk mengembangkan kompetensi, karakter, dan prestasi.Kegiatan PBAK IAIN Curup 2026 diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi seluruh mahasiswa baru dalam menjalani perjalanan akademik dengan semangat, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Dengan jumlah peserta mencapai 807 mahasiswa, kegiatan ini sekaligus menandai hadirnya generasi baru yang diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi kampus, masyarakat, dan bangsa.