Indeks Berita
Kumpulan berita, informasi, dan pengumuman terbaru.
Prodi Hukum Tata Negara IAIN Curup Jalin Kerja Sama dengan LBH Narendradhipa
Curup 31 Desember 2019– Dalam upaya memperkuat kualitas pendidikan dan memperluas jejaring kemitraan, Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Curup melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Narendradhipa pada 31 Desember 2019.Penandatanganan MoU ini menjadi salah satu langkah strategis Prodi Hukum Tata Negara dalam membangun kolaborasi dengan lembaga bantuan hukum guna mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini juga diharapkan dapat memberikan ruang bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi melalui kegiatan praktik hukum, penyuluhan, serta pendampingan hukum secara langsung.Selain sebagai bentuk penguatan kemitraan, kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Prodi Hukum Tata Negara IAIN Curup dalam meningkatkan mutu akademik dan mendukung penguatan akreditasi program studi melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga profesional.Dengan terjalinnya kerja sama ini, Prodi Hukum Tata Negara IAIN Curup berharap sinergi bersama LBH Narendradhipa dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, maupun masyarakat luas dalam pengembangan pendidikan hukum yang berkualitas.
Seminar Nasional MUI Rejang Lebong Bahas Moderasi Islam dan Penguatan Kehidupan Berbangsa
Rejang Lebong — Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Rejang Lebong menyelenggarakan Seminar Nasional yang mengangkat tema “Moderasi Islam dan Penguatan Nilai-Nilai Islam dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Kegiatan tersebut menjadi forum silaturahmi dan diskusi untuk memperkuat pemahaman keislaman yang moderat sekaligus memperkokoh kehidupan kebangsaan.Seminar menghadirkan sejumlah tokoh dan narasumber dari berbagai unsur. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan dihadiri oleh Pak Prof. Dr. Budi Kisworo, M.Ag Dosen Prodi HTN IAIN Curup dan seluruh peserta yang memiliki perhatian terhadap perkembangan kehidupan keagamaan dan kebangsaan di Kabupaten Rejang Lebong.Dalam forum tersebut, moderasi Islam menjadi salah satu pokok pembahasan penting. Moderasi beragama diharapkan dapat menjadi landasan dalam membangun sikap keberagamaan yang seimbang, menghargai perbedaan, serta mengedepankan nilai-nilai persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat.Selain memperkuat wawasan keagamaan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara ulama, pemerintah, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam menjaga kerukunan serta menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.Melalui seminar nasional ini, MUI Kabupaten Rejang Lebong diharapkan terus berkontribusi dalam memberikan edukasi dan pencerahan kepada masyarakat, khususnya dalam membangun pemahaman Islam yang rahmatan lil ‘alamin, sekaligus memperkuat komitmen menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).Kegiatan tersebut ditutup dengan sesi dialog dan kebersamaan antara para narasumber dan peserta sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan serta memperkuat semangat membangun kehidupan beragama dan berbangsa yang harmonis.
MUI Rejang Lebong Gelar Seminar tentang Pentingnya Membentengi Akidah dari Bahaya Aliran Sesat
REJANG LEBONG — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Rejang Lebong menggelar seminar keagamaan dengan tema “Pentingnya Membentengi Aqidah dari Bahaya Aliran Sesat.” Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman keagamaan kepada masyarakat, khususnya terkait pentingnya menjaga dan memperkuat akidah.Seminar diikuti oleh Pak Prof. Dr. Budi Kisworo, M.Ag Dosen Prodi HTN IAIN Curup serta tokoh agama sebagai narasumber. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai pentingnya memahami ajaran Islam berdasarkan sumber-sumber keagamaan yang benar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap pemahaman keagamaan yang menyimpang.Kegiatan berlangsung dalam suasana serius dan penuh perhatian. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk menyimak materi serta berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan akidah dan kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.Melalui seminar ini, MUI Kabupaten Rejang Lebong mendorong masyarakat untuk terus meningkatkan pengetahuan agama, memperkuat keimanan, serta menjaga kerukunan dan kehidupan keagamaan yang kondusif.Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin memahami ajaran Islam secara baik dan mampu menyikapi berbagai informasi maupun paham keagamaan secara bijaksana.