Pusaka Merah Prodi HTN FSEI IAIN Curup Soroti Target PAD Kabupaten Rejang Lebong Tahun 2025
Curup, 19 Februari 2025 — Pusat Studi Kebijakan Pemerintah Daerah (Pusaka Merah) Program Studi Hukum Tata Negara (HTN), Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Curup, kembali menggelar kajian yang membahas isu kebijakan pemerintah daerah. Kajian kali ini mengangkat topik target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Rejang Lebong (RL) sebesar Rp93 miliar dalam APBD Kabupaten Rejang Lebong Tahun Anggaran 2025.
Dalam kajian tersebut, pembahasan tidak hanya berfokus pada besaran target PAD, tetapi juga diarahkan pada analisis terhadap ketercapaian target tersebut. Para peserta mendiskusikan berbagai sektor yang dinilai memiliki potensi untuk meningkatkan PAD Kabupaten Rejang Lebong, salah satunya adalah sektor pariwisata.
Pariwisata dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu sumber PAD yang dapat diandalkan apabila dikelola secara optimal. Kabupaten Rejang Lebong memiliki berbagai potensi wisata yang dapat dikembangkan, baik wisata alam, budaya maupun destinasi wisata lainnya. Namun, potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya mampu memberikan kontribusi yang maksimal terhadap peningkatan PAD daerah.
Diskusi kemudian berkembang pada persoalan tata kelola pariwisata di Kabupaten Rejang Lebong. Para peserta memberikan sejumlah kritik dan masukan terkait bagaimana pemerintah daerah dapat mengoptimalkan sektor pariwisata agar tidak hanya menjadi tempat kunjungan masyarakat, tetapi juga mampu memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.
Salah satu pertanyaan yang mengemuka dalam kajian tersebut adalah mengapa masih belum banyak investor dari luar daerah yang melirik Kabupaten Rejang Lebong sebagai wilayah investasi, khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata.
Pertanyaan tersebut menjadi bahan diskusi mengenai berbagai faktor yang perlu diperhatikan pemerintah daerah, mulai dari pengelolaan destinasi wisata, infrastruktur, kemudahan investasi, promosi daerah, hingga penciptaan iklim investasi yang dapat menarik minat investor.
Melalui kajian ini, Pusaka Merah Prodi HTN FSEI IAIN Curup mendorong adanya diskusi yang lebih kritis terhadap kebijakan pemerintah daerah, khususnya dalam mengoptimalkan potensi daerah sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah.
Kajian tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk turut memberikan pandangan dan masukan terhadap kebijakan publik di tingkat daerah, sekaligus meningkatkan kepedulian mahasiswa HTN terhadap berbagai persoalan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Rejang Lebong.